About

Wednesday, 11 January 2017

REKAM JANTUNG



PERSIAPAN PEMERIKSAAN REKAM JANTUNG (ELEKTO KARDIO GRAM/EKG)

1.      Dianjurkan tidak mengkonsumsi obat-obatan atau minuman yang
             mengandung caffeine
2.      Cukup istirahat dan cukup tidur malam hari menjelang pemeriksaan
3.      Tidak menggunakan acessoris atau benda-benda yang mengandung
             logam
4.      Tidak menyimpan HP atau benda yang mengandung logam disaku
5.      Sebaiknya badan dalam kondisi bersih, tidak berkeringat
6.      Usahakan dalam kondisi santai, tidak tegang


PERSIAPAN PEMERIKSAAN AUDIOMETRI (TES PENDENGARAN)

1.      Tidak terpapar suara bising 1-2 hari sebelum pemeriksaan
2.      Sebaiknya tidak mengkonsumsi obat-obatan dengan dosis tinggi
3.      Bila sedang mengkonsumsi obat dalam jangka panjang, sebaiknya di
             infokan kepada petugas yang memeriksa
4.      Tidak menggunakan anting
5.      Pastikan lubang telinga tidak terdapat banyak kotoran telinga/cerumen
6.      Pemeriksaan dilakukan diruang khusus yang kedap suara
7.      Usahakan tidak melakukan aktifitas fisik yang berat 1-2 hari sebelum
             pemeriksaan



LAJU ENDAP DARAH (LED )


LAJU ENDAP DARAH (LED ) atau ESR (ERYTHROCYTE SEDIMENTATION RATE )

Adalah : kecepatan sel-sel darah merah mengendap didalam tabung
  uji dengan satuan mm/jam

Tujuan : untuk memantau keberadaan radang atau infeksi didalam
   tubuh

Faktor-faktor yang mempengaruhi :

Kadar fibrinogen
Rasio sel darah merah terhadap plasma darah
Keadaan sel darah merah yang abnormal
Faktor teknis

Pada radang / infeksi, kadar fibrinogen meningkat, sehingga sel-sel darah merah lebih mudah membentuk rouleaux atau menggumpal, sehingga sel darah merah lebih mudah mengendap


LED Normal : Laki-laki                   : 0-15 mm/jam
     Perempuan               : 0-20 mm/jam
     Anak-anak                : 0-10 mm/jam


LED meningkat pada  :

TB
DM
Anemia
Kanker
Wanita hamil
Bertambah usia

Peningkatan ekstrim (>100 mm/jam) penyebab nyata : umumnya infeksi
Keganasan (kanker)

Beberapa penyakit yang dimonitor dengan LED:

Arthritis
SLE
Abses
Vaskulitis
Polymyositis

UJI SARING MIKROALBUMIN

Tujuan : untuk memantau / memprediksi komplikasi ( nefropati ginjal ) pada
  penderita DM dan HT

Komplikasi spesifik pada DM : Aterosklerosis, Nefropati, Neuropati dan
   Retinopati

MikroalbuminàMakroalbumin ( terjadi penurunan fungsi ginjal yang menetap )

Dianjurkan : 1x/ thn

Normal            : 0-20 mg/mnt
Mikro              : 20-200 mg/mnt
Makro              : > 200 mg/mnt

Cara : tampung urine 24 jam

Mis : dari pkl.07.00 pagi (tgl :1 jan ) urine I : buang
Bila BAK lagi : tampung semua urine s/d pkl.07.00 pagi esok hari (tgl.2 jan )

Simpan dalam suhu : 2-8°C ( lemari es )

Hindari            : serat / protein tinggi
                          Obat-obatan

Perlu ditanya : peny. HT, gangguan ginjal



RT (RECTAL TOUCHE )


Nilai :           Massa : teraba/tidak
                       Bila + à reguler/tidak ( keganasan/hemoroid)
                       Spincter ani : menjepit kuat/tidak           
                       Mukosa recti : licin/tidak
                       Ampula recti : kolaps/tidak
                       Nyeri tekan arah jam : 3, 6, 9, 12 ada/tidak

Handscoen (HS ) : apakah ada feses, darah, pus




BPH ( BENIGN PROSTAT HYPERTROPHY )

è Usia
è Hormon : Testosteron turunà Estrogen meningkat à BPH




THALASEMIA

Adalah : Penyakit bawaan dari salah satu orang tua kepada
   anaknya sejak dalam kandungan

Bila suami istri pembawa gen, maka :

- 25 % thalasemia
- 50 % pembawa gen
- 25 % normal

Hb à mengangkut oksigen dari paru keseluruh jaringan tubuh
      dan memberi warna merah pada eritrosit

Normal : Hb utama terdiri dari gugus heme dan 2 rantai alfa dan utama
 rantai beta

Pada Thalasemia : terjadi karena kelainan/perubahan pada gen globin alfa
                               atau beta yang mengatur produksi rantai alfa atau beta

Berkurang/tidak terbentuk sama sekali rantai globin disebut thalasemia

Hal ini menyebabkan produksi Hb terganggu dan umur eritrosit memendek

Normal : umur eritrosit ± 120 hari

Gejala :
-          Anemia
-          Limpa membesar
-          Fascies cooleys 9 penipisan tulang dan penonjolan pipi )

Jenis :
  1. Thalasemia alfa :
– Delesi 1 gen ( silent carrier )
– Delesi 2 gen ( Thalasemia alfa trait )
– Delesi 3 gen ( Penyakit HbH )
– Delesi 4 gen ( Hydrops fetalis)
  1. Thalasemia beta :   – Mayor– Minor
  1. Hb varian

Pemeriksaan yang diperlukan untuk skrining thalasemia :
1.       Hb rutin
2.      Evaluasi sediaan hapus darah tepi
3.      Ferritin
4.     Analisa Hb
5.      Bila perlu periksa DNA

Setiap 6-10 dari 100 orang Indonesia membawa gen thalasemia beta

Pengobatan :

-          Hipertransfusi
-          Splenektomi